Senin, 11 Agustus 2014

BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA BANDUNG

Kekayaan bangunan bersejarah yang ada, membuat Bandung menjadi kota wisata yang tidak pernah habis untuk dijelajahi. Banyak peristiwa-peristiwa penting yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia terjadi di kota ini.

Alangkah saya
ngnya jika sejarah tersebut dilupakan begitu saja, sebab di balik bangunan tua yang ada di Bandung tersimpan destinasi wisata yang sayang untuk ditinggalkan. 





1. Gedung Sate

Gedung Sate didirikan pada 27 Juli 1920, gedung ini awalnya memang dibangun sebagai pusat pemerintahan pada saat itu dimana Pemerintahan Belanda menetapkan Kota Bandung sebagai Ibukota negeri jajahannya di Indonesia. Pemilihan Kota Bandung didasarkan pada pertimbangan iklim yang cocok karena Kota Bandung begitu sejuknya ditambah pemandangan alam yang indah. Konon, iklim Kota Bandung saat ini senyaman Prancis Selatan di Musim panas.

Dengan penetapan pusat pemerintah itu, maka dibangunlah Gedung Sate atau Gouvernements Bedrijven sebutannya di masa itu dengan perencanaan yang dibuat secara matang oleh suatu tim yang diketuai Kolonel Purnawirawan V.L. Slors, beranggotakan antara lain Ir. J. Berger, arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delft Nederland, Ir. Eh. De Roo dan In G. Hendriks serta pihak "Gemeete van Bandoeng".

 Tim bertugas merencanakan dan membangun berbagai gedung perkantoran yang merupakan pindahan dari keseluruhan departemen dan instansi lainnya yang berjumlah 14 dari Batavia (Jakarta) ke Bandung, termasuk pembangunan komplek perumahan untuk menampung sekitar 1500 pegawai pemerintahan. Setelah berhasil disusun perancanaan pembangunan GB, dilakukan peletakan batu pertama gedung "GB" pada tanggal 27 Juli 1920 oleh Johana Catherina Coops, putri sulung Walikota Bandung B. Coops dan Petronella Roelofsen, mewakili Gubernur Jenderal di Batavia.

Pembangunan Gedung Sate melibatkan sekitar 2000 pekerja, 150 orang diantaranya pemahat atau ahli bongpay pengukir batu nisan dan pengukir kayu berkebangsaan Cina yang berasal dari Konghu atau Kanton. Selebihnya adalah tukang batu, kuli aduk, dan peladen yang merupakan pekerja bangunan yang berpengalaman menggarap Gedong sirap (Kampus ITB) dan Gedong papak (Balai Kota). Mereka adalah pendudukan dari kampung Sekeloa, Coblong, Dago, Gandok, dan Cibarengkok.

Selama kurun waktu empat tahun lamanya, di awal tahun 1924 berhasil diselesaikan Kantor Pusat PTT kemudian dilanjutkan dengan pembangunan induk bangunan utama GB yang tuntas dikerjakan pada September 1924 termasuk bangunan perpustakaan




2. Gedung Merdeka

 Gedung bersejarah ini terletak di Jalan Asia Afrika, No 65. Bagi Anda yang sering datang ke Bandung, sudah pasti tahu letak gedung yang megah ini.

Awalnya, tempat ini bernama Gedung Societeit Concordia. Namun, nama tersebut diganti oleh Bung Karno menjadi Gedung Merdeka pada tahun 1955. Di gedung ini pula, beliau memimpin Konferensi Asia Afrika bersama para tokoh dunia Asia-Afrika saat itu.


3. Grand Hotel Preanger


 Awalnya, Grand Hotel Preanger ini berarsitektur gaya Hindia-Belanda. Namun, kemudian bangunan ini didesain ulang pada tahun 1929 oleh CP Wolff Schoemaker dan dibantu oleh muridnya, yaitu Ir Soekarno.

Setelah saat itu, gedung yang terletak di Jalan Asia Afrika No 81 ini menjadi lebih terkenal, baik di dalam maupun di luar negeri. Hotel ini menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia 
pada saat itu.











4. Bosscha


Bosscha merupakan salah satu tempat peneropongan bintang tertua di. Observatorium ini terletak di Lembang, Jawa Barat. Jaraknya sekitar 15 km utara Kota Bandung. Kawasan di sekitar Observatorium Bosscha dikenal dengan hawanya yang sejuk. Jelas saja, sebab bangunan ini terletak pada ketinggian sekitar 1.310 mdpl.

Di sini Anda bisa menikmati keindahan bintang sambil mempelajari ilmu astronomi. Selain bersejarah, lokasi ini juga cocok untuk dijadikan sebagai tempat wisata pendidikan di Kota Bandung. Untuk bisa masuk ke dalam gedung, Anda diharuskan untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu.



5. Hotel Savoy Homman

 Bagi Anda yang bingung mencari penginapan di Bandung, mungkin Hotel Savoy Homann bisa menjadi pilihan. Hotel bintang empat ini berada di Jalan Asia-Afrika No 112, Cikawao, Lengkong.

Selain memiliki kamar yang super nyaman, Hotel Savoy Homman memiliki sejarah tersendiri khususnya di Kota Bandung. Bangunannya bergaya art deco dan dibangun pada tahun 1939. Hotel pertama di Bandung ini pernah digunakan sebagai tempat menginap para tamu negara saat Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955. Jadi, bila Anda ingin bermalam di hotel bagai tamu penting negara, menginap saja di Hotel Savoy Homman.






6. Villa Isola

Terakhir, Villa Isola merupakan bangunan bersejarah yang wajib untuk dikunjungi. Letaknya di Jalan Setiabudi, yaitu akses dari Kota Bandung menuju Lembang, tepatnya di kompleks Universitas Pendidikan Indonesia(UPI). Bangunan tua yang masih sangat terawat ini bergaya arsitektur art deco.

Pada masa pendudukan Jepang, gedung ini sempat digunakan sebagai kediaman sementara Jendral Hitoshi Imamura menjelang Perjanjian Kalijati dengan pemerintah terakhir Hindia Belanda di Kalijati, Subang, Maret 1942. Sejarah dan gaya arsitekturnya itulah yang kemudian membuat bangunan ini wajib untuk dikunjungi

Jumat, 28 Maret 2014

Paket Tour Lombok 4HARI 3MALAM

Date
Descriptions
Meals
Hari I
Arrival + Transfer in hotel
Peserta di jemput di bandara kemudian diantar ke hotel untuk beristirahat. Dinner di local restaurant, istirahat di hotel


B  : NO
L  : NO
D  : YES
Hari II
Sasak tour
Setelah sarapan pagi di hotel,anda akan dijemput oleh guide kami dan diantar mengunjungi Desa banyumelek adalah sentra industri rumahan kerajinan tembikar yang memproduksi berbagai bentuk dan ukuran tembikaruntuk dekorasi dengan kualitas expor kemudian mengunjungi Desa Sukarara adalah sentra industri kerajinan tenun yang memproduksi tenun khas suku Sasak dan tenun ikat, kemudian mengunjungi Desa Sade adalah desa adat yang sangat unik rumahnya dibangun bergaya arsitektur sasak dan penduduknya asli Sasak yang bersahaja, kemudian mengunjungi Kuta dan Tanjung Aan adalah merupakan pantai yang sangat indah dan masih alami, terkenal dengan keunikan pasir putihnya seperti butiran mutiara dan keindahan ombaknya untuk surfing. Makan siang dan makan malam di local restaurant


B : YES
L : YES
D : YES
Hari III
Gili Trawangan
Setelah sarapan pagi di hotel anda diajak mengunjungi Malimbu adalah sebuah bukit di tepi pantai dengan pemandangan yang eksotis, Dari tempat ini Gili trawangan dan gunung agung bali dapat terlihat kemudian mengunjungi Bangsal adalah sebuah pelabuhan penyebrangan ke Gili, kemudian sampai di Gili Trawangan adalah salah satu dari tiga gili yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya, kemudian menuju Pusuk sebuah hutan lindung yang termasuk dalam kawasan taman nasional gunung rinjani merupakan rumah bagi ribuan monyet , makan siang dan makan malam di local restaurant dan kembali ke hotel untuk beristirahat


B : YES
L : YES
D : YES
Hari IV
Transfer out
Setelah sarapan pagi acara bebas sampai tiba waktunya dijemput untuk diantar ke bandara

B : YES
 









Paket Termasuk :

1.       Tiket Pesawat Bandung-Lombok-Bandung

2.       Hotel Bintang 3 atau setaraf 1 kamar untuk 2 orang

3.       Makan sesuai Acara parasmanan

4.       Transport Privacy tour jadi tidak bersatu sama yang lain

5.       Guide Lokal

6.       Spanduk dan obat-obatan standard.

7.       Tiket Masuk selama Objek wisata

8.       Air Mineral selama Wisata



Paket Tidak Termasuk :

1.       Air port tax

2.       Pengeluaran Pribadi

3.       Tour di Luar Program


Notes : Harga sewaktu waktu bisa berubah apabila belum melakukan down payment dan acara bisa disesuaikan sesuai permintaan melihat situasi yang ada.




ANUGRAH  TOUR 
Jl. Karang Layung No. 19 Bandung- Jawa Barat  Phone : 022 - 2060418
Yogi
 Phone         :   0818644614
                      082118434224 
 Whatapps    :   0818644614
 Pin BB         :  277ca016
 yogie.raditya@yahoo.co